Press "Enter" to skip to content

 *KANIT DIKYASA BAHAS KEMACETAN MELALUI RADIO RRI BUKITTINGGI*

Sat Lantas Polres Bukittinggi melalui Kanit Dikyasa Ipda Yasliman,S.Sos melakukan dialog interaktif tentang menangani kemacetan lalu lintas serta menjaga keselamatan dalam berlalu lintas menjelang natal 2019 dan tahun baru 2020, yang dilaksanakan di Radio RRI pada saat acara bincang pagi melalui pro 1 RRI Bukittinggi pada frekwensi 94.8mhz . Senin (16/12/2019) yang dipandu oleh Elmar.

Pada kesempatan tersebut Kanit Dikyasa Ipda Yasliman,S.Sos menyampaikan dalam hal menanamkan upaya keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan, Kanit Dikyasa menyebutkan bahwa dahulu angkutan jalan adalah delman, becak, sepeda motor, mobil pribadi, bus, truk, angkutan barang dengan arus lalu lintas relatif lancar namun sekarang banyak dibanjiri oleh sepeda motor dan angkutan kota terutama dengan bertambahnya jumlah penduduk dan kurang tertibnya masyarakat dalam mematuhi rambu – rambu lalu lintas sehingga menimbulkan antrian panjang yang menyebabkan kemacetan.

Selanjutnya Ipda Yasliman,S.Sos juga mengingatkan bahwa dalam berkendaraan hendaknya memperhatikan norma – norma berlalu lintas diantaranya pengemudi kendaraan memiliki SIM, untuk pengendara sepeda motor sesuai dengan ketentuan harus menggunakan helm baik pengemudi maupun yang menumpang, menyalakan lampu besar di pagi, siang dan malam hari, membawa SIM dan surat – surat kendaraan (STNK). Kondisi_berita sekarang pengendara sepeda motor banyak yang belum memiliki SIM terutama para pelajar SMP dan SMA yang usianya masih pada muda tapi sudah memakai kendaraan ke sekolahnya.

Sekaitan dengan hal tersebut perlu meningkatkan pengawasan, pengendalian dan pemantauan dari para orang tuanya jangan sampai anak remaja yang belum punya sim diberi kebebasan dalam berkendaraan karena tidak sedikit pengendara yang mengalami kecelakaan saat berkendaraan. Imbuh Kanit Dikyasa.

Sedangkan Kasatlantas AKP M.Rizky Cholid,SIK dihubungi terpisah mengingatkan para pengendara kendaraan untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas hal tersebut menjadi sangat penting mengingat pentingnya tertib dalam berlalu lintas, dengan tertibnya berlalu lintas maka perjalanan akan menjadi lancar kalaupun jumlah kendaraan banyak tetapi kendaraan tetap dapat berjalan yang biasa disebut dengan istilah padat merayap.

Pengendara kendaraan masih banyak yang melakukan pelangaran terutama terhadap rambu – rambu lalu lintas seperti berhenti disembarang tempat padahal di bahu jalan terdapat rambu dilarang berhenti atau dilarang parkir, selanjutnya kendaraan yang melebihi kecepatan padahal di rambu tertulis kecepatan maksimal 30 km/jam marka jalan tidak diperhatikan seperti adanya garis putih memenjang di tengah jalan yang artinya tidak boleh mendahului ternyata menyalip kendaraan lainnya, pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm saat berkendaraan, tidak membawa SIM dan STNK, pembeli sepeda motor sudah memakai kendaraannya padahal surat – suratnya belum ada. Pungkas Kasat Lantas ( MasY/Humasresbkt).

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mission News Theme by Compete Themes.